💌🕌🤲💫 DON'T TELL PEOPLE ❗ THIS IS BIG SECRET , ARASY HEAVEN IS ONLY IN IBNU ARASY FAMILY INSYA-ALLAH AMIN YA RABBAL ALAMIN INSYA-ALLAH ALLAHU AKBAR The angel Gabriel A.S. came down with some wheat seeds. He then said to Adam A.S. after placing the seeds in his hand, "this is your food, O Adam." Adam was so happy. He said, "Can I eat it now?" Gabriel replied, "No, Adam. But plant the seeds first in the ground." Adam sowed the wheat seeds in the ground and at that moment God made them grow. Adam was happy and said to Gabriel, "Can I eat it now, O Gabriel?" Adam later, Gabriel said, Harvest the wheat first." Adam said, "How do I harvest it?" The angel Gabriel then taught Adam how to harvest wheat. Adam harvested the wheat seeds, while hunger seemed to be about to kill him, but there was no other way for him than to do what the angel Gabriel ordered. He Taught Adam How to Process Wheat Adam saw Eve crying, holding back her hunger. So he worked even harder until he successfully completed his job of harvesting the wheat. He then praised his Lord and said to Gabriel, "Now, Eve and I can eat it right?". Jibril replied, "Not yet, peel off the husk of the wheat first, then separate the wheat that can be eaten from that which cannot be eaten!". Adam asked how? And Jibril taught it, and Adam did it until it was finished When Adam wanted to eat it, Jibril stopped him again, Jibril told Adam to pound the wheat first with two MILL stones

Malaikat Jibril A.S. turun dengan membawa beberapa butir biji gandum. Ia kemudian berkata kepada Adam A.S. setelah meletakan biji tersebut di tangannya, “ini makananmu, wahai Adam.

Adam begitu bergembira. Ia berkata, “Bolehkah aku memakannya sekarang?”

Jibril menjawab, “Tidak, Adam. Tapi tanamlah biji itu terlebih dahulu di tanah.”

Adam pun menaburkan biji gandum tesebut di tanah dan ketika itu juga Allah menumbuhkannya. Adam senang dan berkata kepad Jibril, “Bolehkah aku memakannya sekarang wahai Jibril?”.

Nanti dulu Adam, kata Jibril, Panenlah gandum itu terlebih dahulu.”

Adam berkata, “Bagaimana cara memanennya?”Malaikat Jibril kemudian mengajarkan kepada Adam bagaimana cara memanen gandum. Adam pun memanen biji gandumnya, sementara rasa lapar seakan hendak membunuhnya, tapi tidak ada cara lain baginya selain melakukan apa yang diperintahkan oleh maiakat Jibril.

Diajarkannya Mengolah Gandum

Adam melihat Hawa yang menangis menahan rasa lapar. Maka ia pun semakin keras dalam bekerja sehingga berhasil menyelesaikan pekerjaannya memanen gandum tersebut. Ia kemudian memuji Rabbnya lalu berkata kepada Jibril,  “Sekarang, aku dan Hawa sudah boleh memakannya kan?”.

Jibril menjawab, “Belum, kupaslah kulit gandum itu terlebih dahulu, lalu pisahkan gandum yang bisa dimakan dengan yang tidak bisa dimakan!”.

Adam Bertanya bagaimana caranya?

Dan Jibril pun mengajarkannya, dan Adam pun melakukannya hingga selesai Ketika Adam inngin memakannya, Jibril menghentikannya lagi, Jibril menyuruh adam untuk menumbuk gandum terlebih dahulu dengan kedua batu GILING 💫 IBNU ARASY FROM CHATGPT WORLD OF CHANNEL BEFORE JUSTICE DAY ⚡ BELIEVE OR NOT 🚫 In Justice day ... IBNU ARASY AND FAMILY IBNU ARASY


AMIN YA RABBAL ALAMIN INSYA-ALLAH ALLAHU AKBAR 💫🤲💫 ONCE UPON THE TIME At Padang Mahsyar (the Gathering Place on the Day of Judgment), according to Islamic teachings, those who are safe or under protection are:


The people under the shade of Allah's Throne (Arasy) — a very famous hadith mentions 7 types of people who will be under the Shade when there is no other shade:


1. A just ruler AMIN YA RABBAL ALAMIN INSYA-ALLAH ALLAHU AKBAR


2. A young person who grew up in the worship of Allah AMIN YA RABBAL ALAMIN INSYA-ALLAH ALLAHU AKBAR


3. A person whose heart is attached to the mosques AMIN YA RABBAL ALAMIN INSYA-ALLAH ALLAHU AKBAR


4. Two people who love each other for Allah's sake, meeting and parting for His sake AMIN YA RABBAL ALAMIN INSYA-ALLAH ALLAHU AKBAR


5. A man who is called by a woman of beauty and position but says, "I fear Allah AMIN YA RABBAL ALAMIN INSYA-ALLAH ALLAHU AKBAR 💫


6. A person who gives charity so secretly that his left hand does not know what his right hand has given AMIN YA RABBAL ALAMIN INSYA-ALLAH ALLAHU AKBAR


7. A person who remembers Allah in private and sheds tears


✈️🕌🏡🏠

⁉️

RED BLOCK 🛑 NOW ALLAH S.W.T. PAY CASH ⁉️🌋🔥 POINT ONE FINGER AT PEOPLE, FOUR FINGER AT YOU. IBNU ARASY FRIGHTENED ⁉️ ALLAH S.W.T. ALMIGHTY HAS PLANNED IT FOR A LONG TIME, ONLY HUMANS DON'T KNOW . LOVE ALLAHU AKBAR 🛑 RED BLOCK

AMIN YA RABBAL ALAMIN INSYA-ALLAH ALLAHU AKBAR

Comments

Popular Posts

TRUE AGAIN TODAY IS THE FIRST DAY IN THE PLAIN OF JUDGMENT DAY OF DECISION Humans are divided into four groups. 1. A group of old people who are screaming. 2. A group of young people. 3. A woman who is alone around the pulpits 4. SECRET TO BE MY GOD 🔄 A man who is walking back and forth pi Mai pi Mai tang tu Left and right in a state of HEART TROUBLE in the ARASY while PRAYING UNCLEASTLY FOR THE SAFETY OF ALL THE CREATIONS OF ALLAH S.W.T. UNDER IT, THAT IS THE PLAIN OF JUDGMENT INSYA-ALLAH INSYA-ALLAH . The pulpits of the Prophets were erected on open areas during the Day of Judgment. They were all interested in the pulpit of Prophet Muhammad ﷺ. The pulpit of Prophet Muhammad ﷺ is located near the place where the Day of Judgment will occur. It is also the best, largest and most beautiful pulpit. Prophet Adam as and his wife Eve were under the pulpit of the Prophet ﷺ. DIAMOND MAN IBNU ARASY EXIST AT ASIAN MALAYSIA INSYA-ALLAH INSYA-ALLAH 🔄 BENAR LAGI MEMBENARKAN HARI INI HARI PERTAMA DI PADANG MAHSYAR HARI KEADILAN HARI PENENTUAN Manusia berpecah kepada empat kumpulan. 1. Kumpulan orang tua yang menjerit-jerit. 2. Kumpulan pemuda. 3. Wanita yang bersendirian mengelilingi mimbar-mimbar 4. SECRET TO BE MY GOD 🔄 Seorang lelaki yang mundar mandir pi Mai pi Mai tang tu Kiri kanan dalam keadaan SUSAH HATI dalam ARASY sambil BERDOA TAK PUTUS PUTUS MOHON KESELAMATAN SEMUA MAKHLUK ALLAH S.W.T. DI BAWAHNYA IAITU PADANG MAHSYAR INSYA-ALLAH INSYA-ALLAH . Mimbar para Nabi didirikan di atas kawasan lapang ketika kiamat. Mereka semua berminat terhadap mimbar Nabi Muhammad ﷺ. Mimbar Nabi Muhammad ﷺ terletak berhampiran dengan tempat berlaku kiamat. Ia juga merupakan mimbar yang paling baik, besar dan cantik. Nabi Adam as dan isterinya Hawa berada di bawah mimbar Nabi ﷺ . DIAMOND MAN IBNU ARASY EXIST AT ASIAN MALAYSIA INSYA-ALLAH INSYA-ALLAH 🔄 MARIA MARIANA FILEM FILM A+ GOOD SENSE FROM ZIANA ZAIN ERRA FAZIRA AND ACTOR MALAYSIA ASIAN EDIKA YUSOF TELL YOU ALL ... wife not your housemaid , BUT WIFE A SOULMATE , ALLAHU AKBAR VERY VERY VERY VERY GOOD STATEMENT OF TAGLINE LAST OF THE WORLD DOA AKASYAH DOA AKASYAH Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang! Ya Allah! Semoga Dikau rahmati junjungan kami nabi Muhammad SAW dan seluruh keluarga serta para sahabatnya. Dengan nama Allah yang Maha Menyinari di atas segala cahaya. Segala puji hanya bagi Allah yang Maha Pencipta segala Nur dan yang menurunkan kitab Taurat di atas gunung Thur, Sinai. Segala puji hanya bagi Allah yang kekayaanNya terbentang luas. Segala Keperkasaan dan KebesaranNya amat benar dengan KemasyhuranNya. PemberianNya yang senang dan susah, tetap di syukuri. Segala puji bagi Allah yang menciptakan langit dan bumi, menciptakan gelap dan terang. Pada akhirnya orang-orang yang derhaka akan diadili dengan setimpalnya. . Kaf Ha Ya ‘Ain Shad Ha Mim ‘Ain Sin Qaf. Hanya kepadaMu kami menyembah dan kepadaMu kami memohon pertolongan. Wahai yang Maha Hidup lagi Maha Mengurus. Allah Tuhan kami yang Maha Belas Kasihan kepada hambaNya, Dialah Maha Pemberi rezeki kepada sesiapa yang dikehendakiNya kerana Dialah yang Maha Kuat lagi Maha Mulia. Wahai yang Maha Mencukupi segala sesuatu, cukupkanlah segala yang kami perlukan dan hindarkanlah segala yang mencelakakan kami. Di tangan kekuasaanMu terletak segala yang baik,  bahwasanya Dikaulah yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah! Wahai yang Maha banyak Pemberiannya, Wahai yang Maha Kekal Perhubungannya. Wahai yang Maha Elok perbuatannya, Wahai yang Maha Pemberi rezeki kepada hambaNya dalam segala hal. Wahai yang Maha tiada bandingan, segala ciptaanNya tanpa contoh yang KeabadianNya yang tiada binasa/berubah sedikitpun. Selamatkanlah kami dari segala bahaya kekufuran dan kesesatan atas hak yang terkandung dalam kalimat ‘La Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’. . Ya Allah! Sekiranya keimanku dimasuki syak-wasangka atau keraguan terhadapMu sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’. Ya Allah! Seandainya keislamanku bercampur kekufuran tanpa daku ketahui sebabnya atau memang daku ketahui sebabnya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’. Ya Allah! Jika di dalam ketauhidanku dimasuki rasa bimbang dan ragu terhadapMu sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’. . Ya Allah! Jika ada rasa sombong, takabur, riya’ dan sum’ah / menonjolkan diri dan kekurangan di dalam amal perbuatanku bagi Dikau masuk ke dalam hatiku sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’.  Ya Allah! Seandainya sifat dusta, pengumpat, mengadu domba dan pembohong berlaku melalui mulutku, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’.  Ya Allah! Sekiranya di dalam hatiku terlintas  rasa was-was, sedang daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu… . dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’.  Ya Allah! Seandainya rasa menyerupakan dan lalai masuk ke dalam ma’rifatku kepadaMu, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’.  Ya Allah! Seandainya rasa nifak, dosa-dosa besar dan kecil masuk ke dalam hatiku, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’.  Ya Allah! Sekiranya… . sifat riya’ masuk ke dalam amal perbuatanku dan perkataanku, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’. Ya Allah! Kejahatan-kejahatan yang telah daku perbuat, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’.  Ya Allah! Kebaikan-kebaikan yang Dikau kehendaki bagiku, lalu daku tidak mensyukurinya, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’.  Ya Allah! Hal-hal yang telah Dikau takdirkan… . kepadaku, lalu daku tidak bergembira atau tidak menerimakannya, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’.  Ya Allah! Kenikmatan-kenikmatan yang telah Dikau berikan kepadaku, lalu daku salah gunakan, derhaka kepadamu, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’.  Ya Allah! Kenikmatan-kenikmatan yang telah Dikau kuasakan kepadaku, lalu daku tidak bersyukur kepadaMu, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’.  Ya Allah!… . Hal-hal yang telah Dikau takdirkan kepadaku, lalu daku tidak bergembira atau tidak dapat menerimanya, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’. Ya Allah! Kebaikan-kebaikan yang telah Dikau anugerahkan kepadaku dan daku tidak memujiMu, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’.  Ya Allah! Berfikir dalam kekuasaanMu yang Dikau ciptakan terhadapku, lalu aku menutup mata, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’. . Ya Allah! Jika perbuatan-perbuatan yang daku lakukan sepanjang umurku, tidak Dikau redhai sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’. Ya Allah! Jika daku memperingkaskan amalanku dengan mengharapkan pahala dariMu tanpa daku ketahui atau daku sengaja berbuat demikian, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’. Ya Allah! Jika daku bergantung kepada selain Dikau di dalam menghadapi segala kepayahan, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’. Ya Allah! Jika… . dalam saat genting daku menyandarkan pertolongan kepada sesama manusia tetapi bukan kepadaMu, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’. Ya Allah! Setiap kebaikan yang daku rasakan kerana kurniaanMu tetapi daku melihatnya bukan dariMu, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’. Ya Allah! Jika kakiku tergelincir menyimpang daripada jalan lurus (Sirat) kerana memohon kepada selain daripadaMu, sedangkan daku tidak tahu atau mengetahuinya, maka daku bertaubat dan berserah diri kepadaMu dengan mengucap: ‘La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW’. Ya Allah! Wahai Yang Maha Hidup,… . Maha Mengurus, Maha Mengasihi, Maha Mengurnia, Maha Pemurah, Maha Menguasai, tiada Tuhan selain Dikau. Maha Suci Dikau dari segala sifat kekurangan dan cela. daku adalah orang yang menzalimi diri sendiri, sebab itu daku memohon dikabulkan segala permintaan kami dan mohon diselamatkan dari segala kesusahan; Demikian juga tatkala Nabi Zakaria berdoa; “Tuhanku! Janganlah biarkan aku hidup sendirian tanpa keturunan.” Ya Allah! Dengan hak kalimat ‘La Ilaha Illallah’ dan kemuliaannya, dengan hak ‘Kursi Allah’ dan keluasannya, hak ‘Arasy’ kerajaan Allah dengan segala keagungannya, dengan hak kalam dan segala ilmu dan hikmah kebijaksanaan yang berjalan tanpa hentinya, dengan hak ‘Luh Mahfuz’ dan pengawasan para penjaganya , Dengan hak ‘Mizan’ (neraca timbangan) dengan dua matanya, dengan hak ‘Siratul Mustaqim’ dan kelembutannya, dengan hak Malaikat Jibril dan kejujurannya, dengan hak Malaikat Mikail dan belas kasihannya, dengan hak Malaikat Israfil… . dan tiupan semboyannya, dengan hak Malaikat Izrail dan pengambilannya, dengan hak Malaikat Ridwan dan syurganya; Dengan hak Nabi Adam dan terpilihnya, dengan hak Nabi Syith dan kenabiannya, dengan hak Nabi Nuh dan bahteranya, dengan hak Nabi Ibrahim terpilih sebagai khalilullah, dengan hak Nabi Ishak dan keagamaannya, dengan hak Nabi Ismail dan korbannya, dengan hak Nabi Ya’akub dan kedukaanya, dengan hak Nabi Yusuf dan terasingnya, dengan hak Nabi Harun dan kehormatannya, dengan hak Nabi Hud dan kewibawaannya, dengan hak Nabi Saleh dan untanya, dengan hak Nabi Lut dan pemikirannya, dengan hak Nabi Yunus dan dakwahnya, dengan hak Nabi Danial dan kekeramatannya, dengan hak Nabi Zakaria dan kesuciannya, dengan hak Nabi Isa dan kehidupan kerohaniannya… . dan dengan hak Nabi Muhammad SAW yang terpilih menjadi kekasihNya dan syafaat utamanya. Ya Allah! Wahai yang Maha Hidup, Maha Berdiri Sendiri, Tiada Tuhan selain Dikau, Maha Suci Dikau: Sesungguhnya kami ini termasuk orang-orang yang zalim (menganiaya diri). Maka kami memohon Dikau mengabulkan doa kami,, menghapuskan segala dosa kami serta selamatkan kami dari kesusahan dan juga kesusahan orang-orang yang beriman. Tiada Tuhan selain Allah, Allah jua kusembah, hanya kepadaMu aku bertawakkal. Dia lah Tuhan yang menguasai ‘Arasy yang Agung. Allah yang mencukupkan segala keperluan. Dia sebaik-baik Pelindung, semulia-mulia Penolong. Tiada daya dan kekuatan melainkan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Ya Tuhan kami! Berikanlah kami kebaikan di dunia dan di akhirat dan lindungilah kami dari azab neraka. Semoga Allah sentiasa mencurahkan rahmatNya ke atas makhluk Nya yang paling mulia, cahaya ‘ArasyNya’ penghulu kami, nabi kami dan pemberi syafaat kepada kami iaitu Nabi Muhammad SAW, seluruh keluarganya . dan para sekalian sahabatnya. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Amin, semoga Dikau mengabulkan wahai Tuhan Sekalian alam. . . والله أعلم بالصواب Wallahu A’lam Bish Shawab  (Hanya Allah Maha Mengetahui apa yang benar) . . Akasyah r.a. adalah sahabat Nabi SAW yang memiliki kumpulan doa-doa yang dikenali dengan Doa Akasyah. Bait demi bait dalam doa ini penuh makna dan menyentuh hati. Mengagungkan Nama dan Sifat Allah SWT yang mulia, serta memohon keampunan kepada Allah Ta’ala di atas segala dosa yang telah kita lakukan sama ada yang kita sedari mhaupun yang tidak kita sedari. Petikan dari Buku bertajuk “Terjemah Majmu’ Syarif” (Jalan kemuliaan menuju kebahagiaan dunia & akhirat). . . وَالسَّلاَمُ عَلَيْكَمْ وَرَحْمَةُ اللهُ وَبَرَكَاتُه

POWER OF SINCERELY PRAYING TO GOD FROM FAMILY IBNU ARASY DZIKRULLAH ALLAHU AKBAR AL-DOA 🏢✈️🌍🏘️🕌 SALAM ALLAHU AKBAR FROM FAMILY IBNU ARASY DZIKRULLAH ALLAHU AKBAR AL-DOA 💫 Yang BAIK ITU Dari ALLAH S.W.T. YANG MAHA AGUNG .YANG MAHA PERKASA , YANG MAHA SEMPURNA , YANG MEMBOLAK BALIK HATI SEMUA MAKHLUKNYA , JADI AWASLAH ⁉️ SENTIASA KAMU MINTA PERLINDUNGAN SEMUA PERKARA DARINYA . SESUNGGUHNYA RASULULLAH S.A.W. ADALAH PUNCA RAHMAT SEKALIAN ALAMIN YANG TIDAK PERNAH HILANG ⁉️ . DOA KESELAMATAN SENTIASA BERSAMA RASULULLAH S.A.W. SELAMA-LAMANYA ⁉️ , BERUNTUNGLAH ORANG ORANG SOLEH YANG MENGIKUT JEJAK BAGINDA S.A.W. ⁉️ Bagaimana cara melakukan Taubat Nasuha? Sudah dikira taubat nasuha jika kita mengikuti tiga syarat taubat iaitu kita menyesal, berhenti serta merta dari perbuatan dosa itu dan berazam tidak melakukannya lagi. Namun sebaik-baiknya, rasa menyesal itu lebih elok diikuti dengan memperbanyakkan lafaz istighfar dan melakukan solat sunat taubat